INTEGRASI BAHASA INGGRIS DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI ERA KURIKULUM MERDEKA

Main Article Content

Videlindah Ani Sophiandry Haan

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pengajaran Bahasa Inggris kepada pembelajar muda dalam pendidikan anak usia dini. Pada usia dini, anak-anak memiliki kemampuan alami untuk menyerap bahasa baru, sehingga tahap ini menjadi waktu yang ideal untuk memperkenalkan Bahasa Inggris. Paparan awal terhadap Bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan pemerolehan bahasa, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, interaksi sosial, dan kesadaran budaya. Pengajaran Bahasa Inggris sejak usia dini membangun dasar yang kuat bagi keberhasilan akademik dan karier di masa depan dalam dunia yang semakin terglobalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi terhadap praktik pengajaran yang sedang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang belajar Bahasa Inggris sejak dini cenderung memiliki kesadaran bahasa yang lebih baik serta peningkatan kemampuan berpikir. Metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan—seperti Total Physical Response (TPR), lagu, bercerita, permainan, serta penggunaan media visual—terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak dan daya ingat kosakata Bahasa Inggris. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti kurangnya guru Bahasa Inggris yang terlatih untuk pendidikan anak usia dini, keterbatasan bahan ajar, dan rendahnya keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan pengajaran Bahasa Inggris di pendidikan awal memerlukan dukungan kolaboratif dari sekolah, orang tua, dan pemerintah. Sebagai kesimpulan, pengajaran Bahasa Inggris kepada pembelajar muda tidak hanya bermanfaat, tetapi juga esensial dalam mempersiapkan anak menghadapi tuntutan masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

JISHARA

How to Cite

INTEGRASI BAHASA INGGRIS DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI ERA KURIKULUM MERDEKA. (2025). Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Aryasatya, 2(3), 10-18. https://unadri.com/jishara/article/view/29